27 Jul 2026
Yogyakarta – Lembaga Pengembangan Kompetensi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta (LANTIP) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi calon tenaga kesehatan melalui penyelenggaraan Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) Angkatan 1–6 Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap mulai 15 Juni hingga 17 Juli 2026 dengan metode blended learning.
Pelaksanaan pelatihan dibagi ke dalam enam angkatan dengan rincian sebagai berikut. Angkatan 1 dan 2 dilaksanakan pada 15–23 Juni 2026, masing-masing diikuti oleh 25 peserta, sehingga total 50 peserta yang merupakan mahasiswa tingkat akhir Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Angkatan 3 dan 4 dilaksanakan pada 6–10 Juli 2026, masing-masing diikuti oleh 25 peserta yang merupakan alumni Program Studi Keperawatan Program Sarjana Terapan. Selanjutnya, Angkatan 5 dan 6 diselenggarakan pada 13–17 Juli 2026, masing-masing diikuti oleh 22 peserta yang merupakan alumni Program Studi Keperawatan Program Diploma Tiga. Secara keseluruhan, pelatihan ini diikuti oleh 144 peserta.
Untuk menjamin mutu penyelenggaraan, LANTIP menghadirkan narasumber dan fasilitator yang kompeten, terdiri atas dosen Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta yang telah memiliki sertifikat Training of Trainer (ToT), dokter spesialis, perawat profesional, serta praktisi yang berpengalaman di bidang pelayanan kegawatdaruratan. Dengan dukungan tenaga pengajar yang kompeten, proses pembelajaran berlangsung secara interaktif melalui kombinasi penyampaian teori, demonstrasi, praktik keterampilan, dan simulasi kasus.
Materi pelatihan mencakup berbagai kompetensi dasar penanganan kegawatdaruratan, antara lain etik dan aspek legal dalam keperawatan gawat darurat, Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), Bantuan Hidup Dasar (BHD), penatalaksanaan trauma, manajemen jalan napas dan pernapasan, triase, pembacaan elektrokardiogram (EKG), penatalaksanaan cairan, transportasi dan evakuasi pasien, serta berbagai simulasi penanganan kasus kegawatdaruratan. Seluruh materi dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan penilaian awal, mengambil keputusan klinis secara cepat, serta memberikan pertolongan sesuai standar pelayanan.
Seluruh peserta mengikuti rangkaian pembelajaran teori dan praktik hingga selesai serta dinyatakan lulus sesuai dengan standar kompetensi yang ditetapkan. Keberhasilan penyelenggaraan Pelatihan BTCLS Angkatan 1–6 ini menjadi wujud komitmen Lembaga Pengembangan Kompetensi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta (LANTIP) dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia bidang kesehatan yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi tantangan pelayanan kegawatdaruratan. Kompetensi yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan secara optimal di dunia kerja maupun praktik klinik sehingga berkontribusi terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Kontributor : Tim LANTIP